ada orang yang hidup tanpa mimpi. lebih banyak orang yang hidup dengan kebanyakan mimpi. ada orang yang mimpinya itu-itu saja, tapi gak pernah mimpi itu sampai terlihat di ujung matanya. ada juga orang yang seperti selalu bisa mencapai mimpinya. bikin dia tergoda buat mimpi jauh lebih tinggi lagi. bikin orang lain tergoda untuk menjadi seperti dia.
tapi entah kenapa mimpi bisa membuat dunia seperti terpolarisasi. ada kelompok orang yang mimpinya rendah. ada kelompok orang yang mimpinya tinggi. yang ada di tengah-tengah, menanti mimpinya menjadi nyata. kalau kejadian, dia bisa mimpi lagi, selebihnya yang lelah, akan menyerah bahkan hanya untuk tetap bermimpi.
mimpi itu murah, tapi memimpikannya mahal. emosi yang terkuras, waktu yang tersita. mungkin uang, kesempatan, bahkan teman. makanya, bermimpilah dengan tepat.
semua orang bilang bermimpilah sampai bintang. bermimpilah maka Tuhan akan memeluk mimpi-mimpimu. tapi semua orang kadang mengartikan mimpi terlalu tinggi. padahal, mimpi yang sederhana halal-halal saja.
yang jelas, setiap orang, sekecil apapun dia, pasti punya mimpi. entah itu melihat ayahnya sehat bekerja, atau menjemput adiknya di sekolah. jangan pernah menganggap mimpi orang lain remeh, karena yang namanya mimpi pasti berarti besar untuk si empunya.
bermimpi adalah seperti menggenggam sejumput pasir. perlu ambisi yang pas untuk menjaganya ada di tangan kita.
(semoga mimpi-mimpi kalian tercapai, ya, dek. setiap menjadi orang yang lebih besar, bersujudlah. ingat lagi betapa kecilnya kalian, dan betapa dunia selalu membutuhkan mimpi-mimpimu)